Arsip untuk Desember 19th, 2006

TANYAKAN PADA DIA

ada seorang anak kecil yang sedang menangis di dekat reruntuhan gedung,
tangisannya tidak terdengar, hanya air mata yang kulihat terus menetes. Suara desingan peluru dan dentuman meriam telah menutupi suara tangisnya. Ingin aku bertanya kepada anak kecil ini tapi aku jauh darinya walau dari tatapannya ia menjawab, “aku disini, sedang menangis”.
d
Bukan, bukan itu jawaban yang kuinginkan, tapi anak kecil itu telah menghilang.
Keesokan harinya aku berada di sebuah runtuhan gedung, tapi gedung ini berbeda dari yang kulihat kemarin, gedungnya tampak kehitaman, di lantai banyak serakan kaca, pecahan batu bata, percikan darah, dan… potongan tubuh manusia. Aku bertanya, “apa yang telah terjadi disini?”. Tidak ada jawaban yang kudapat, hanya suara tangisan yang sekarang terdengar jelas. Kupalingkan kepalaku, kulihat anak kecil yang kemarin, aku ingin bertanya kepadanya, tapi lagi-lagi aku jauh darinya.
Kupejamkan mata, saat kubuka mata, yang terlihat hanyalah kenangan pahit, kenangan yang indah telah pergi bersama yang paling kusayangi, MEREKA TELAH PERGI. Tangisan ku ini bukanlah tanda penyesalan, tetapi tanda kehilangan, ketika manusia kehilangan sesuatu yang selama ini selalu bersama mereka.
Bukan, bukan karena itu aku menangis, aku menangis karena melihat manusia yang telah kehilangan HATInya. Ya, hati yang selama ini selalu membimbing mereka, pemberi cahaya ketika kegelapan tiba.
Aku menangis karena marah, marah kepada hati. Hati, mengapa kau menjadi buta, tidak hanya buta, tapi kau juga busuk!! Mengapa kau sakiti hati yang lain, padahal engkau itu bijaksana, teganya kau hati.
Aku juga menangis karena kesal, kesal kepada kebencian. Mengapa harus ada kebencian? Gara-gara benci, hati menjadi buta, hanya karena engkau kebencian, semua berubah menjadi duka.
Menangis tidak ada gunanya, semua telah terjadi, saat manusia telah buta mata hatinya, saat manusia telah diliputi kebencian, dan saat manusia telah lupa pada dirinya, BENCANA akan terjadi, dan saat itu terjadi maka kita akan semakin banyak bertemu dengan orang-orang yang menangis.
Mari teman, kita lihat dunia dengan segala hamparan dan isinya, baik yang dilaut dan dibumi, bila semua itu lenyap maka itu lebih sederhana ketimbang hilangnya satu nyawa manusia, karena satu nyawa seorang muslim lebih berharga dari dunia dan seisinya.
Inilah jaman kita teman, jaman yang tidak ada jaman yang menunggu didepan selain jaman yang mengerikan, bukan hanya merampas harta atau sekedar hak manusia, tetapi juga merampas nasib dan hak hidup seseorang. Jaman ketika hidup dan mati seseorang dapat dipermainkan.
Kita tengah berada di jaman yang melebihi kecukupan. Kecukupan untuk membuka mata dan menggugah kesadaran hati bahwa semua telah terjadi dan akan terulang lagi.

NEGERI HATI NURANI

“Ketahuilah! Mereka melipat hatinya, supaya (pikirannya) tersembunyi dari (Allah). Ingatlah! Pada waktu mereka menutupi dirinya dengan bajunya, (Allah) mengetahui apa yang mereka sembunyikan, dan apa yang mereka nyatakan. Sungguh, ia mengetahui segala isi hati” Q.S Hud 5.
sbr0007.jpg

Maha besar Allah yang telah menciptakan suatu kelebihan bagi manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk lain.Ia memberikan kita hati nurani yang membimbing kita untuk menuju cahaya-Nya. Tetapi begitulah kita, kita tidak bersyukur dengan pemberian yang maha besar ini.
“Ia-lah yang menciptakan pendengaran, penglihatan, dan hati bagimu, tetapi sedikit saja kamu bersyukur.” Q.S Al-Mu’minuun 78
Tetapi, ada apa sebenarnya dengan kita? Benarkah, kita sering “membohongi” hati nurani kita? Benarkah kita selalu sadar bahwa semua yang kita lakukan dan kita jalani selama ini kelak akan dipertanggungjawabkan? Tahukah kita, bahwa Allah yang maha adil telah memberikan hati sebagai pembimbing kita melalui jalan yang penuh cobaan dan kegelapan ini?
Mengapa, manusia yang telah dibekali hati nurani ini tetap saja berbuat kerusakan di muka bumi ini?
Itu karena kita selalu dan selalu menutupi dan membohongi hati nurani diri kita sendiri.
Sudah tahukah kita jika hati dalam diri kita ini dapat melihat ke depan tentang suatu kebenaran berpuluh-puluh kali lebih jauh dari alam pikiran sadar kita.
Hati dapat mengaktifkan nilai-nilai yang paling dalam. Mengubahnya dari sesuatu yang kita pikir menjadi sesuatu yang kita rasakan dan kita jalani. Hati adalah sumber keberanian, integritas, dan komitmen.
Suara hati selalu jujur kepada kita, ia memberikan informasi dan saran terhadap suatu masalah dan berpotensi menguntungkan setiap saat. Percaya dengan suara hati berarti kita menyelamatkan diri kita dari kehancuran.
“Tidakkah mereka melakukan perjalanan di muka bumi, sehingga mereka mempunyai hati yang denan itu mereka merasa, dan mempunyai telinga yang dengan itu mereka mendengar? Sungguh, bukanlah mata yang buta, tetapi yang buta ialah hatinya, yang ada dalam dada” Q.S Al-Hajj 46

KABAR DARI SEEKOR BURUNG

Suasana pagi yang menyejukkan, menerpa ranting-ranting pohon yang basah. Embun menetes dari dedaunan yang menghijau. Kicauan burung yang merdu menyapa matahari dan matahari membalas dengan belaian sinarnya yang lembut, sungguh ini mengingatkan kita kepada sang pencipta dan perasaan yang selalu kita inginkan, kedamaian.

Tetapi, bila pohon-pohon telah diganti dengan gedung-gedung pencakar langit, bila tetesan embun diganti dengan asap dan debu pabrik, bila suara merdu burung diganti dengan suara deru kendaraan dan pabrik-pabrik, bila sinar matahari tidak mampu menyapa kita, maka ini mengingatkan kita kepada keangkuhan manusia dan perasaan yang selalu ingin kita jauhkan kebosanan dan kekacauan.
images.jpg
Burung sebagai salah satu makhluk yang ditundukkan oleh Allah bagi manusia untuk dinikmati dan dijadikan sebagai salah satu tanda kebesaran-Nya. Simaklah sebuah kisah dalam Al-Qur’an mengenai burung Hud-Hud. Burung Hud-hud, seekor burung kecil, tetapi dengan potensinya ia mampu memberikan informasi yang sangat penting bagi Nabi Sulaiman as bahwa ada kerajaan yang menyembah selain Allah dan diperintah oleh seorang ratu.

Burung ini mengajarkan kepada kita untuk memiliki obsesi melebihi bentuk fisik kita. Fisik boleh kecil, tapi obsesi, cita-cita, dan idealisme harus lebih besar. Pembeda antara khayalan dan kenyataan hanyalah pada kemauan dan kesungguhan untuk merealisasikan obsesi tersebut.
Burung juga mengajarkan kepada kita tentang optimisme, jangan berputus asa dalam berbuat karena Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk di atas bumi. Karena itulah, tidak patut bagi kita manusia yang telah dikarunia akal, selalu berkeluh kesah dan berputus asa. Ini salah satu yang diajarkan burung kepada kita.

Selain itu, burung merpati yang telah terkenal dengan kepiawaian membawa surat. Walaupun bermil-mil jauhnya, ia akan pergi dan kemudian akan kembali setelah menyelesaikan tugasnya. Begitu pula kita, setelah selesai semua amanah yang diberikan kepada kita, maka kita akan kembali, hanya kepadaNya.

Jadilah seorang manusia burung yang selalu mengisi hidupnya untuk membahagiakan manusia dengan suaranya dan menyenangkan insan hanya dengan melihat bulu-bulunya. Berikanlah selalu keindahan agar mereka mau mengungkap semua rahasia, rahasia alam ini dan rahasia dibalik keabadian.

KEPADA BULAN desember 2006

Bulan, walau engkau berada di gelap malam, kau takkan sendirian. Karna smua bintang yg kupunya kan menemanimu hingga akhir malam.
Bila bintang menghilang dan cahaya memudar, kan kubawakan sebatang lilin dan sekotak korek untuk menyertaimu melewati malam :)
He.he.maklum, sering mati lampu skarang

IDUL FITRI Oktober 2006

Bila ada yang bertanya seberapa besar artinya maka seperti hujan yang menyirami tanah yang gersang
Bila ada yang bertanya seberapa pentingnya maka seperti cahaya yang paling bersinar di angkasa
Ya, stiap kata yang kudapat darimu adalah pemacu semangat dalam hidup
Karena dirimulah yang paling bersinar dilangit hatiku

SEWAKTU NGINEP DI OBGYN september 2006

Pagi bulan, apa kabar bumi pagi ini?
Masihkah ia ditumbuhi dedaunan hijau
Diselimuti awan putih
Dibanjiri air yg jernih?
Masihkah disana orang2 tersenyum mesra.tertawa gembira dan berbagi suka duka?
Bulan, bumi butuh perhatianmu, memandangmu adalah ketenangan
Agar mreka tetap terjaga dan hidup
selamanya

DI SINI september awal 2006

Pagi cantik
Bukalah jendela dan rasakan belaian dari sang mentari
Berikanlah ia senyuman sbagai balasan sentuhan kehangatan yg kau rasakan
Tapi..
Jangan lama2,
Soalnya banyak asap diluar, :)

DI PAGI HARI januari 2006

Pagi bulan,
walau saat ini sang surya menghilangkan sinarmu,
tapi aku akan tetap menanti indahmu
dari saat ini hingga senja nanti

PERTAMA KALI DEKAT DENGAN BULAN september 2005

Bulan, janganlah kau gelisah
Kegelisahan hanya akan meredupkan sinarmu
Kuatkan langkahmu
Tetaplah bersinar walau tertutup awan
Karena aku butuh sinarmu untuk menerangi hatiku…

CERITA KU DAN SI BULAN

Di catatan harian ini, aku akan menceritakan kisahku dengan sibulan, saat aku mulai mengenal seseorang yang pribadinya seindah bulan purnama…
35482314319020s.jpg

Halaman Berikutnya »


dsc00898 klikharrywordpress2


My blog is worth $9,597.18.
How much is your blog worth?

untitled-1.jpg forum.gif

yang tersesat

Jumlah pengunjung yang telah masuk, ada yang berminat pasang iklan?

  • 223,218 pengunjung

spam yang berhasil ditangkap, ayo, siapa lagi?

berhitung hari yuk

Desember 2006
S S R K J S M
    Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

a