Arsip untuk Januari, 2007

Pria Dengan Semangkok Cinta

yah… kalian boleh menilai diriku sebagai laki-laki yang bodoh, kolot, gombal, sok idealis…
tapi inilah diriku… seorang pria yang hanya punya semangkok cinta
begitu sedikitnya sehingga aku sulit untuk memberikan cintaku kepada orang di dekatku..
karena aku takut, bila aku berikan mangkok cinta ini, maka aku tidak akan dapat mencintai lagi…
bila anda bertanya mengapa engkau tidak mempunyai segunung cinta atau cinta yang seluas samudra, maka aku akan menjawabnya…
samudra cintaku telah kuberikan kepada sang penciptaku dan segala ciptaannya serta semua teman seperjalanan dan seperjuangan
segunung cintaku telah kupersembahkan kepada seluruh keluargaku, kepada orang yang telah membesarkan ku dan telah memberiku kasih sayang dan perhatiannya…
sekarang yang tersisa tinggal “satu mangkok cinta”
ada yang mau semangkok cinta dariku, harganya gak mahal kok, cukup tukarkan hati tulusmu dan senyum bahagiamu, he..he.. :)

rembulan di langit hatiku

rembulan…
di langit hatiku…
menyalalah engkau selalu…
temani kemana,
diriku pergi,
mencari tempat kita tuju…

kan kujaga nyalamu selalu
pelita perjalananku…
kan kujaga nyalamu selalu
rembulan di langit hatiku…

rembulan…
dilangit hatiku…
teguhlah engkau pandu aku…
temani kemana,
diriku pergi,
mencari tempat kita tuju…

doakanlahku disholat malammu
pelita perjalananku…
doakanlahku disholat malammu
rembulan dilangit hatiku…

Minggu pagi, Ketika Menunggu Matahari Pagi

Subuh ini aku memandang langit diatas kepalaku
Masih terlihat bulan yang masih tegar bercahaya
walau mentari mulai mewarnai langit diufuk timur
Aku mencari arti dan kutemukan,
Segala sesuatu yang diciptakannya punya tugas tersendiri
Seperti dirimu yang mewarnai hati setiap insani
09_sunrise_rays.jpg

Ya Tuhan… Aku punya Usulan Buat Bencana Berikutnya…

Mulai tahun 2004, Bencana di Indonesia datang silih berganti, mulai dari Tsunami Maha Dahsyat yang membunuh lebih dari ratusan ribu penduduk, disusul dengan adanya gempa bumi di Nias pada tahun 2005 yang juga memakan korban yang tidak sedikit. Setelah itu berturut-turut timbul bencana alam lainnya yang tidak henti-hentinya mendera bangsa ini. Sebagai contoh, Gunung dengan debu panas dan Maridjan-nya dan Lapindo dengan lumpurnya.
lumpur-lapindo.jpg
Belum habis bencana yang satu kemudian timbul lagi bencana yang lain. Belum hilang ingatan kita ketika pesawat Lion Air telah membunuh orang beberapa tahun yang lalu, kini giliran pesawat Adam Air. adamplane.jpg
Tidak cukup sampai disana dan tidak cukup sekali, secara bergiliran kapal Tri Star dan kapal Senopati turut menyemarakkan hingar-bingar bencana di Indonesia.
sm2kapalnas4.jpg
Marilah kita bertanya, mengapa di bumi Indonesia kita ini banyak sekali terjadi bencana?
Apakah ini hanya ujian menurut kata Ebiet G Ade? Ah… ini bukan ujian, ini adalah peringatan dari Tuhan untuk manusia-manusia Indonesia yang kurang ajar, tidak punya malu, bermoral bejat, otak koruptor, keras kepala, tidak mau mengalah dan berhati binatang. Tidak henti-hentinya bencana ini menunjukkan betapa bobroknya negara ini. Lihat saja apa yang terjadi dengan jemaah Haji kita yang baru saja pulang dari ibadahnya di tahun 2007 ini. Dengan biaya haji yang jauh lebih besar dari Malaysia, mereka justru kelaparan di negeri orang. Aduh, tidak cukup mengekspor masalah bencana alam dan asap keluar negeri, kelaparan pun diekspor ke luar negeri. Ujung-ujungnya tidak satu pihak pun yang mau disalahkan atau mengakui kesalahannya.
Dari hati yang paling dalam, harus saya akui jika saya benar-benar malu, malu, malu, malu dan sekali lagi malu menjadi bangsa Indonesia.
Apa yang salah dengan negeri ini? Mengapa kita susah sekali untuk dapat maju seperti bangsa lain?
Pendidikan kita masih rendah, pendapatan perkapita penduduknya pun masih rendah, pelayanan kesehatan tidak memadai.
Jadi cukuplah bila kita katakan bila kita ini,
Bodoh
Miskin
Penyakitan

Tapi mengapa bencana yang datang ini harus membunuh orang-orang yang baik? Bencana ini juga membunuh orang yang masih punya hati bersih yang menginginkan bangsa ini beradab dan berkeadilan. Pak Munir, bagaimana pendapat anda?
Saya berangan-angan, bila waktu dapat diputar dan kita tahu bahwa kapal TriStar dan Senopati akan tenggelam, kita masukkan ke dalamnya orang-orang pengguna Narkoba, artis yang suka menggugurkan kandungannya, anggota DPR yang suka selingkuh dan para koruptor kelas kakap. Kita tenggelamkan saja mereka bersama kapal-kapal itu biar berkurang orang-orang merusak negeri ini.
Kemudian di dalam pesawat Adam Air kita masukkan para pembalak kayu, mereka yang anti demokrasi, mereka yang sukanya memakan uang jamaah haji, orang yang paling anti dengan yang namanya audit dan transparansi, orang yang sudah membunuh ribuan orang tapi sekarang enak-enakan menikmati masa tuanya, mereka yang suka berbuat kerusakan dan berbuat semaunya. Biarkan mereka hilang dimuka bumi Indonesia ini.

Terakhir, Ya Allah.. Aku punya Usulan untuk Bencana Berikutnya…
Bila tiap bencana yang kau buat ini tidak mempan buat kami.
Bagaimana jika bencana berikutnya adalah Tsunami atau juga Gempa Bumi yang sangat dahsyat yang mengenai seluruh bagian Indonesia dari sabang sampai merauke dan membunuh hampir seluruh bangsa Indonesia. Biarkan kami yang sudah tua dan berotak kotor ini mati. Putuskanlah garis generasi kami, karena kami tidak ingin generasi baru kami nanti terkontaminasi oleh yang tua. Pastikan mereka mengurus negeri mereka nantinya dengan benar dan dapat mengambil banyak contoh dari generasi tua mereka yang musnah. Buat mereka menjadi pemimpin yang bijak, para ahli-ahli surga yang lebih mengedepankan nasib bangsa dari pada diri mereka sendiri. Yang membuat negara ini lebih menonjol dari negara-negara lain, bahkan Amerika sekalipun. Kami hanya mengharapkan agar generasi muda kami inipun nantinya terus mendoakan kami yang mendekam di dalam neraka. Sehingga apabila datang hari kebangkitan, mereka mengulurkan tangan mereka dari dalam surga, memadamkan api neraka yang panas, dan menarik kami untuk menemani mereka di surga.

Ya Allah, dengarkanlah usulan hambamu ini… aminn….

Bagaimana pendapatmu mengenai bencana kita ini. Silahkan kirim komentar anda. Bila komentar yang masuk melebihi setengah dari separuh jumlah penduduk Indonesia, maka saya akan meminta MUI untuk menghalalkan usulan saya ini menjadi doa yang selalu dibacakan sehabis sholat.
Bila komentar yang masuk melebihi setengah dari seluruh jumlah penduduk Indonesia, maka saya akan meminta presiden untuk mengeluarkan kepres yang membuat usulan saya ini untuk menjadi doa yang wajib dibaca oleh setiap warga negara Indonesia.
Bagaimana, Setuju kan Pak Presiden, Pak Menteri dan Pak Gubernur?
tsunami_aceh_sm.jpg

Anak anda bodoh? Salah sendiri, mengapa sekolahnya dipinggir jalan raya..

Oleh: Harry Wahyudhy Utama, S.Ked

Apa benar demikian? Ya.. karena anak anda yang berada di pinggir jalan akan sangat rentan terkena berbagai macam polutan udara. Kenapa? Karena Daru Setyorini seperti yang ditulisnya pada Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah menyebutkan bahwa sistem syaraf dan pencernaan anak masih dalam tahan perkembangan, sehingga lebih rentan terhadap timbal yang terserap. Anak dapat menyerap hingga 50% polutan yang masuk ke dalam tubuh, sedangkan dewasa hanya menyerap 10-15%. Anak dapat menyerap 3 kali dosis lebih besar dibandingkan orang dewasa karena memiliki perbandingan permukaan penyerapan dan volume yang lebih besar. Anak senang memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Anak yang bermain dan menjelajah lingkungan dapat menelan debu yang menempel di tangan, mainan atau benda lain di sekitarnya.

Banyak sekali polutan yang dapat membuat anak anda bodoh, misalnya timbal/timah hitam (Pb), suspended particulate matter (SPM), oksida nitrogen (NOx), hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO), dan oksida fotokimia (Ox). Yang paling berperanan dalam menjadikan anak anda bodoh adalah timbal karena timbal dapat berakumulasi di dalam tubuh. Dari penelitian yang dilakukan oleh DR. Puji Lestari, Ph.D, ahli polusi udara dari ITB yang melibatkan 400 siswa dari 40 SD di 25 kecamatan di Kota Bandung diketahui bahwa lebih dari 50 persen anak mempunyai kadar timbal melebihi ambang batas, yaitu 10 mkg/dL. Selain itu hasil penelitian ini menunjukkan kadar timbal berbanding terbalik atau berkorelasi negatif dengan poin IQ anak. Dengan kata lain, “responden dengan kadar timbal tinggi menunjukkan poin IQ yang menurun.”
Timbal sebenarnya adalah sejenis logam berat yang terdapat secara alami di dalam kerak bumi dan tersebar ke alam dalam jumlah kecil melalui proses alami. Timbal yang ada di lingkungan juga berasal dari kegiatan manusia maupun berasal dari proses alami. Timbal dapat berakumulasi di lingkungan , tidak dapat terurai secara biologis dan toksisitasnya tidak berubah sepanjang waktu. Timbal bersifat toksik jika terhidup atau tertelan oleh manusia dan di dalam tubuh akan beredar mengikuti aliran darah, diserap kembali di dalam ginjal dan otak, dan disimpan di dalam tulang dan gigi. Timbal ini sendiri adalah salah satu polutan kimia yang banyak ditemukan di jalan raya. Kendaraan bermotor menyumbang hampir 100% timbal ini. Bahan bakar dalam pembakarannya melepaskan timbal oksida berbentuk debu/partikulat yang dapat terhirup oleh manusia. Selain terhisap, debu timbal menempel di pintu atau jendela yang dapat terhirup ke dalam saluran pernafasan dan masuk ke dalam mulut.
Bensin bertimbal masih digunakan di Indonesia. Padahal hampir seluruh negara di wilayah Asia sudah tidak menggunakan bensin bertimbal. Karena itulah, anak-anak yang tinggal di kota-kota negara berkembang seperti Indonesia ini mempunyai resiko tinggi keracunan timbal.

Tabel dibawah ini menunjukkan data rata-rata kandungan timbal (gram/liter) tahun 2006 di kota-kota besar di Indonesia

Tabel Kadar Timbel Bensin Tahun 2006
No. Nama kota besar ( Gram / liter )
1. Palembang 0,070
2. Yogyakarta 0,051
3. Batam 0,015
4. Denpasar 0,020
5. Padang ND
6. Medan 0,020
7. Mataram 0,007
8. Kupang 0,011
9. Makasar 0,005
10. Manado 0,oo4
11. Palu 0,005
12. Ambon 0,058
13. Sorong 0,032
ND = Not Detectable, berarti nilai dibawah 0,001347 gram/liter (nilai minimum).
Sumber: Media Indonesia, 7 September 2006

Dari tabel diatas, terlihat dengan jelas bahwa Palembang, kotanya “wong kito” menempati peringkat teratas.

Penelitian menunjukkan bahwa timbal yang terserap oleh anak, walaupun dalam jumlah kecil, dapat menyebabkan gangguan pada fase awal pertumbuhan fisik dan mental yang kemudian berakibat pada fungsi kecerdasan dan kemampuan akademik. Pada kadar rendah, keracunan timbal pada anak dapat menyebabkan: penurunan IQ dan pemusatan perhatian, kesulitan membaca dan menulis, hiperaktif dan gangguan perilaku, gangguan pertumbuhan dan fungsi penglihatan dan pergerakan, dan gangguan pendengaran. Pada kadar tinggi, keracunan timbal pada anak dapat menyebabkan anemia, kerusakan otak, liver, ginjal, syaraf dan pencernaan, koma, kejang-kejang atau epilepsi, dan kematian.
Selain pada anak anda, anda sendiripun dapat pula keracunan timbal dengan timbulnya anemia dan bila anda atau istri anda hamil yang terpajan timbal juga akan berakibat terjadinya keguguran dan dapat mengenai anak yang disusui karena terakumulasi dalam ASI. Timbal juga menyebabkan tekanan darah tinggi, serangan jantung, kemandulan, impoten, mengurangi kesuburan, dan pada level tinggi dapat menyebabkan kematian.

Mungkin karena ini di negara kita masih banyak orang-orang bodoh ya? Betul gak ini pak Presiden dan Pak menteri..


dsc00898 klikharrywordpress2


My blog is worth $9,597.18.
How much is your blog worth?

untitled-1.jpg forum.gif

yang tersesat

Jumlah pengunjung yang telah masuk, ada yang berminat pasang iklan?

  • 221,259 pengunjung

spam yang berhasil ditangkap, ayo, siapa lagi?

berhitung hari yuk

Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

a