Oleh: Wahyudhy Utama
Harian Umum Berita Pagi
08 Juli 2007
![]()
1
Kepada wajah yang terbayang di waktu malam
Untuk tiap sisi mata yang tajam memandang
Guratan lekuk wajah tentang arti kehidupan
Bentukan senyum yang tak terlupa
Seringai gigi yang tertata rapi
Bagai mutiara indah berhiaskan delima
Polesan wajah indah di malam hari
Tanpa bedak dan goresan warna
Rupa cinta ada di ujung jalan tanpa cahaya
Berkata ia di tengah gelap
Sentuhlah, agar engkau rasakan dalam bayangan
Kehalusan, kelembutan dan kehangatan
Tersingkap semua dari gelap tanpa batas
Pantai Panjang, 14 Juni 2007
2
Setiap kisi malam terus berlanjut
Berdetak kuat bagai suara jam kota di tengah sepi
Waktu malam tidak akan terlewat tanpa dirimu
Gelisah daku mencari segurat cahaya
Temaram bulan tmengawasi geliat pencarianku
Kian tersangkut dalam perangkap kegelapan
Mencari serpihan tubuh yang disembunyikan malam
Malam kini telah berlalu
Membawa gelisahku pada wajah waktu malam
Memisahkan aku dengan malam pencarianku
Tak lagi kutemui penghapus duka antara pagi
Ku hanya termangu menanti di sela malam
Bermain bersama tubuh lelah tidak berjiwa
Fort Marlborough, 15 Juni 2007













Nggak ngerti……….. tentang apa sich mang???? kata-katanya dalem banget…bagus tapi bingung, pusing bacanya…aduuh maklumin aja yach mang..klo soal sastra puisi mei emang telmi….he..he…
cerita nih…
tentang orang yang..
datang dan pergi…
oh begitu saja..
he..he…kayak lagunya sinetron