<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: BUAT LULUSAN DOKTER, PTT SUDAH TIDAK DIWAJIBKAN LAGI!!!</title>
	<atom:link href="http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/</link>
	<description>lihat, dengar, rasakan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2009 09:35:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: caecilia</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2393</link>
		<dc:creator>caecilia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 09:21:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2393</guid>
		<description>Maaf ada ralat, gaji saya dulu 1,2 juta dipotong 20 rb utk askes dan potongan lainnya utk oknum di dinkes supaya gaji bisa keluar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf ada ralat, gaji saya dulu 1,2 juta dipotong 20 rb utk askes dan potongan lainnya utk oknum di dinkes supaya gaji bisa keluar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: caecilia</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2392</link>
		<dc:creator>caecilia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 09:08:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2392</guid>
		<description>Saya drg yg sudah selesai ptt di bln maret 2007.Sebenarnya masalah ptt perlu atau tidak saya bilang perlu, supaya dr/drg nya jadi lebih empati dan manusiawi. Kalau langsung terjun kerja yang saya perhatikan kecenderungan orientasi uangnya lebih besar biarpun tidak semuanya begitu. PTT jg tetap perlu diadakan (dan dilakukan) karena ketidakstabilan pejabat negara ini dalam berkomitmen dalam mengeluarkan keputusan (bisa dilihat dari peraturan yang berubah2). Kalau yg saya dengar (dan diiyakan oleh beberapa pejabat dinkes) peraturan ditiadakan ptt disebabkan krn anak ex menkes yang kebetulan selesai kuliah di tahun 2007 makanya dikeluarkanlah peraturan tersebut. Mungkin ada beberapa calon dr/drg yg beruntung dikarenakan peraturan tsb. Tetapi bagi saya dan temen2 yg terlanjur ptt cukup lama, peraturan di atas benar2 tidak manusiawi. Bukan masalah gaji, tetapi betapa banyaknya waktu terbuang dan tantangan yg sebenarnya tidak usah terlalu lama dihadapi  seperti preman desa, preman pejabat daerah, bahkan sulitnya transportasi. Dr/drg jg berhak utk meningkatkan kemampuannya dengan bersekolah lagi. Tapi hak tersebut kurang ditanggapi oleh depkes. Padahal ada beberapa teman saya yang sudah mengumpulkan uang untuk sekolah tetapi terganjal dengan peraturan lamanya ptt (daerah saya saja dalam beberapa bulan setelah selesai ptt langsung berubah status menjadi daerah terpencil, lihat betapa besarnya perubahan masa bakti 3 thn menjadi 6 bln). Bisa dibayangkan akhirnya rencana untuk sekolah lagi akhirnya musnah sudah karena dalam waktu 3 tahun biaya kuliah langsung meroket sekian kali lipat (dari 8 juta menjadi 50-60 juta dan itupun hanya uang masuknya saja utk bagian spesialisasi fkg, setiap tahun kenaikannya 10 juta lebih, silahkan anda cek).Untuk menabung dari gaji ptt saja tidak cukup (gaji daerah biasa 1,8 jt dipotong 20rb utk askes bahkan dari dinkes setempat sering dilakukan pemotongan sepihak utk hal2 tidak jelas) apalagi saya tidak mungkin untuk mengharapkan biaya dari orang tua. Saya bersyukur masih bisa mendapatkan penghasilan sampingan dengan berdagang. Setelah usaha ke sana kemari akhirnya saya berhasil membeli dental unit bekas dan saya praktek di lebih 1 tempat utk menabung. Selesai? Tentu saja tidak. Dr/drg selain tidak boleh materialistis tetapi harus sabar dalam mencari pasien baru dan dari pengalaman sekitar 6bln-1thn dan itupun siklusnya tidak tetap. Saya jadi berpikir dengan keadaan tersebut, bagaimana dr/drg bisa maju? Untuk ikut seminar saja saya harus berpikir ulang apakah minta dari medrek (yg pasti dibebankan ke pasien dan jelas saya tidak mau) atau dari usaha sendiri yang jelas usahanya cukup lama dan dokter selain itu jg harus mengatur biaya hidup lainnya? Dilematis bukan? Padahal ini hanya gara2 masalah PTT. Setelah berpikir lama dan melihat makin tidak karuannya kebijakan di Indonesia serta keadaan keuangan yang memang tidak menguntungkan, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti kepindahan suami saya ke luar negeri walaupun awalnya berat. Tapi sekarang saya sudah bisa berkaca dari jauh bahwa masih jauh rakyat Indonesia untuk bisa sejahtera walaupun dalam hati saya tetap percaya akan ada perubahan yang lebih baik.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya drg yg sudah selesai ptt di bln maret 2007.Sebenarnya masalah ptt perlu atau tidak saya bilang perlu, supaya dr/drg nya jadi lebih empati dan manusiawi. Kalau langsung terjun kerja yang saya perhatikan kecenderungan orientasi uangnya lebih besar biarpun tidak semuanya begitu. PTT jg tetap perlu diadakan (dan dilakukan) karena ketidakstabilan pejabat negara ini dalam berkomitmen dalam mengeluarkan keputusan (bisa dilihat dari peraturan yang berubah2). Kalau yg saya dengar (dan diiyakan oleh beberapa pejabat dinkes) peraturan ditiadakan ptt disebabkan krn anak ex menkes yang kebetulan selesai kuliah di tahun 2007 makanya dikeluarkanlah peraturan tersebut. Mungkin ada beberapa calon dr/drg yg beruntung dikarenakan peraturan tsb. Tetapi bagi saya dan temen2 yg terlanjur ptt cukup lama, peraturan di atas benar2 tidak manusiawi. Bukan masalah gaji, tetapi betapa banyaknya waktu terbuang dan tantangan yg sebenarnya tidak usah terlalu lama dihadapi  seperti preman desa, preman pejabat daerah, bahkan sulitnya transportasi. Dr/drg jg berhak utk meningkatkan kemampuannya dengan bersekolah lagi. Tapi hak tersebut kurang ditanggapi oleh depkes. Padahal ada beberapa teman saya yang sudah mengumpulkan uang untuk sekolah tetapi terganjal dengan peraturan lamanya ptt (daerah saya saja dalam beberapa bulan setelah selesai ptt langsung berubah status menjadi daerah terpencil, lihat betapa besarnya perubahan masa bakti 3 thn menjadi 6 bln). Bisa dibayangkan akhirnya rencana untuk sekolah lagi akhirnya musnah sudah karena dalam waktu 3 tahun biaya kuliah langsung meroket sekian kali lipat (dari 8 juta menjadi 50-60 juta dan itupun hanya uang masuknya saja utk bagian spesialisasi fkg, setiap tahun kenaikannya 10 juta lebih, silahkan anda cek).Untuk menabung dari gaji ptt saja tidak cukup (gaji daerah biasa 1,8 jt dipotong 20rb utk askes bahkan dari dinkes setempat sering dilakukan pemotongan sepihak utk hal2 tidak jelas) apalagi saya tidak mungkin untuk mengharapkan biaya dari orang tua. Saya bersyukur masih bisa mendapatkan penghasilan sampingan dengan berdagang. Setelah usaha ke sana kemari akhirnya saya berhasil membeli dental unit bekas dan saya praktek di lebih 1 tempat utk menabung. Selesai? Tentu saja tidak. Dr/drg selain tidak boleh materialistis tetapi harus sabar dalam mencari pasien baru dan dari pengalaman sekitar 6bln-1thn dan itupun siklusnya tidak tetap. Saya jadi berpikir dengan keadaan tersebut, bagaimana dr/drg bisa maju? Untuk ikut seminar saja saya harus berpikir ulang apakah minta dari medrek (yg pasti dibebankan ke pasien dan jelas saya tidak mau) atau dari usaha sendiri yang jelas usahanya cukup lama dan dokter selain itu jg harus mengatur biaya hidup lainnya? Dilematis bukan? Padahal ini hanya gara2 masalah PTT. Setelah berpikir lama dan melihat makin tidak karuannya kebijakan di Indonesia serta keadaan keuangan yang memang tidak menguntungkan, akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti kepindahan suami saya ke luar negeri walaupun awalnya berat. Tapi sekarang saya sudah bisa berkaca dari jauh bahwa masih jauh rakyat Indonesia untuk bisa sejahtera walaupun dalam hati saya tetap percaya akan ada perubahan yang lebih baik&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Charm</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2388</link>
		<dc:creator>Charm</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 08:20:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2388</guid>
		<description>Ada yg udh pernah ikut PTT cara lain ngga? Blh minta infonya? Abisnya daftar PTT pusat, ngga dpt2. Jd pingin cari yg cpt.
Thx...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yg udh pernah ikut PTT cara lain ngga? Blh minta infonya? Abisnya daftar PTT pusat, ngga dpt2. Jd pingin cari yg cpt.<br />
Thx&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mitung</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2380</link>
		<dc:creator>Mitung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 04:12:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2380</guid>
		<description>Yang nulis dokter oh dokter. Sebenarnya kamu pgn jadi dokter kan? Tapi gak diterima dimanapun.Maka nya kamu ngomong begitu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang nulis dokter oh dokter. Sebenarnya kamu pgn jadi dokter kan? Tapi gak diterima dimanapun.Maka nya kamu ngomong begitu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lana</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2362</link>
		<dc:creator>lana</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 05:15:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2362</guid>
		<description>tolong kasi info dong, emang PTT nya di daerah mana ?? sepertinya mampu membayar gaji dan tunjangan. masalahnya kan banyak daerah terpencil &amp; sangat terpencil yg tidak bisa membayarkan insentif/tunjangannya. tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tolong kasi info dong, emang PTT nya di daerah mana ?? sepertinya mampu membayar gaji dan tunjangan. masalahnya kan banyak daerah terpencil &amp; sangat terpencil yg tidak bisa membayarkan insentif/tunjangannya. tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Retkod</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2355</link>
		<dc:creator>Retkod</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 20:17:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2355</guid>
		<description>Terima kasih sebesar2nya saya ucapkan utk Departemen Kesehatan Republik Indonesia yg telah mengajarkan saya hidup hemat n sederhana dan telah menyadarkan saya betapa baiknya ayah saya yg ga pernah telat menurunkan insentif keluarga walaupun anaknya udah sarjana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih sebesar2nya saya ucapkan utk Departemen Kesehatan Republik Indonesia yg telah mengajarkan saya hidup hemat n sederhana dan telah menyadarkan saya betapa baiknya ayah saya yg ga pernah telat menurunkan insentif keluarga walaupun anaknya udah sarjana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pemerhati</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2312</link>
		<dc:creator>pemerhati</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 13:52:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2312</guid>
		<description>duh bapak dan ibu dokter / calon dokter. saya ikut prihatin dengan kondisi di atas. Perhatian Pemerintah sepertinya belum memadai kepada para dokter, terutama yang baru lulus pendidikan. Semoga ada perubahan ke arah yang lebih baik. saya bukan dokter, tetapi saya simpati pada dokter2 yang kurang beruntung. Padahal banyak ortu yang pengen anaknya masuk kedokteran, dengan harapan kesuksesan bt karier anaknya tsb. Masuk susah, keluar juga susah. Kuliahnya pun lama. Pas tamat buat berkarier pun juga dipersulit. Mungkin dokter dinilai dari profesinya yang penuh pengabdian....
yang sayangnya kurang mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Salut buat para dokter yang jiwa pengabdiannya diiringi rasa keikhlasan yang tinggi. Saya harapkan pemerintah lebih memperhatikan mereka ini. Tetap semangat!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>duh bapak dan ibu dokter / calon dokter. saya ikut prihatin dengan kondisi di atas. Perhatian Pemerintah sepertinya belum memadai kepada para dokter, terutama yang baru lulus pendidikan. Semoga ada perubahan ke arah yang lebih baik. saya bukan dokter, tetapi saya simpati pada dokter2 yang kurang beruntung. Padahal banyak ortu yang pengen anaknya masuk kedokteran, dengan harapan kesuksesan bt karier anaknya tsb. Masuk susah, keluar juga susah. Kuliahnya pun lama. Pas tamat buat berkarier pun juga dipersulit. Mungkin dokter dinilai dari profesinya yang penuh pengabdian&#8230;.<br />
yang sayangnya kurang mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Salut buat para dokter yang jiwa pengabdiannya diiringi rasa keikhlasan yang tinggi. Saya harapkan pemerintah lebih memperhatikan mereka ini. Tetap semangat!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adihari</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2310</link>
		<dc:creator>adihari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 13:07:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2310</guid>
		<description>mau ksh pngalamanlg,hehe emang dasar nasib untung ptt dah tuntas 5 th krn perpanjangan mau tau ga dimana?bknnya dipkms atw pustu tp ditaruh poliklinik polres hahaha,dpt gaji dr depkes plus dr polres plus motor sitaan yg jd hak milik hehe..plus nya lg sim a,b,c gratis,kemana2 aman,g ditilang.,prktek dirumah byk pasien,bisa keseminar cr skp kemana2,.alangkah untungnya anak simbok ini,g perlu ikut minilok,g perlu ikut apel,..mau atw minat menggantikan ptt saya?email saja ke haryadit@yahoo.com,cepat nt sy rekomendasikan.hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau ksh pngalamanlg,hehe emang dasar nasib untung ptt dah tuntas 5 th krn perpanjangan mau tau ga dimana?bknnya dipkms atw pustu tp ditaruh poliklinik polres hahaha,dpt gaji dr depkes plus dr polres plus motor sitaan yg jd hak milik hehe..plus nya lg sim a,b,c gratis,kemana2 aman,g ditilang.,prktek dirumah byk pasien,bisa keseminar cr skp kemana2,.alangkah untungnya anak simbok ini,g perlu ikut minilok,g perlu ikut apel,..mau atw minat menggantikan ptt saya?email saja ke <a href="mailto:haryadit@yahoo.com">haryadit@yahoo.com</a>,cepat nt sy rekomendasikan.hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adihari</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2309</link>
		<dc:creator>adihari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 12:22:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2309</guid>
		<description>ya ada positifnya kl ptt&#039;saya dr thn 2005 bayangkan tua di ptt,ogah jd PNS!hanya akan masuk lingkara KKN,,enak ya dpt uang tmbahan dr pkms tp dak tau ya dr mana asalnya?hehehe..kl mau ya ikut saja ptt,seninya byk kasus,apalagi kl pemberian FDC(obt tbc)&#039;sy br tau pas ptt kl dikuliah hamya rumus rhze dll,bgitu dipkms ga usah itung2 rumus,dah gt bs knal sm sjawat2 yg cantik2 n sesama jomlo,alangkah indahnya,makanya sy dpt jodoh disitu,lgpula malas back to jakarta,dirikan klinik sndiri alhmdlah pengghasilan diatas 20jt/bln,ada hikmahnya kl ptt n g jd pgawai negri,bebas tak terikat tp uang masuk terus tergantung mental,spiritual n byk silahtirahmi n onovasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya ada positifnya kl ptt&#8217;saya dr thn 2005 bayangkan tua di ptt,ogah jd PNS!hanya akan masuk lingkara KKN,,enak ya dpt uang tmbahan dr pkms tp dak tau ya dr mana asalnya?hehehe..kl mau ya ikut saja ptt,seninya byk kasus,apalagi kl pemberian FDC(obt tbc)&#8217;sy br tau pas ptt kl dikuliah hamya rumus rhze dll,bgitu dipkms ga usah itung2 rumus,dah gt bs knal sm sjawat2 yg cantik2 n sesama jomlo,alangkah indahnya,makanya sy dpt jodoh disitu,lgpula malas back to jakarta,dirikan klinik sndiri alhmdlah pengghasilan diatas 20jt/bln,ada hikmahnya kl ptt n g jd pgawai negri,bebas tak terikat tp uang masuk terus tergantung mental,spiritual n byk silahtirahmi n onovasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Monalisa Fitri Purnama</title>
		<link>http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-diwajibkan-lagi/#comment-2302</link>
		<dc:creator>Monalisa Fitri Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 00:58:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klikharry.wordpress.com/2007/10/06/buat-lulusan-dokter-ptt-sudah-tidak-ada-lagi/#comment-2302</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum kakak2 &amp; abang2 rekan sejawat!
Haaloooo... ^^

Pembahasan mengenai PTT kayaknya gak ada matinya, ada yang pro, ada juga yang kontra. Saya masih berstatus mahasiswa kedokteran di ujung pulau Sumatra alias Banda Aceh. Saya mau berbagi sedikit cerita mengenai pengamatan selama menjadi mahasiswa kedokteran di KOTA BANDA ACEH. 
Memang kuliah di kedokteran itu tidak semudah kuliah2 lain yang belajar pasti, akhirnya mendapatkan nilai pasti. Trus ada yang bilang, wah...enak ya di kedokteran gak ada skripsi... hmmm, mereka belum tau gimana perjuangan selanjutnya setelah mendapatkan S.Ked. Harus selalu &quot;stand by&quot; 24 jam bahkan 31 jam di rumah sakit untuk mengabdikan dirinya di masyarakat. Di Banda Aceh sediri yang nota bene adalah Ibukota sebuah provinsi, masih banyak masyarakatnya yang &quot;terabaikan&quot; kesehatannya. Malah terkadadang tidak dianggap bagi yang memiliki ASKES. 
Naaah...untuk di ibukota aja seperti itu pelayanan bagi masyarakat. Bagaimana dengan nasib masyarakat pedalaman? Mungkin lebih &quot;tidak dihiraukan&quot;.

Ingatlah dengan Janji dan Sumpah Dokter yang kita ucapkan sewaktu yudisium S.Ked! Ingat juga perjuangan HIPOCRATES yang awal mula menciptakan lafal Sumpah Dokter... bahwa hidup kita memang sudah &quot;diikat&quot; dengan hidup manusia lainnya baik itu kaya ataupun miskin. Dan yakinlah sama janji Tuhan yang akan menolong hambaNya dari &amp; dengan cara apapun apabila hambaNya tersebut dengan tulus &amp; ikhlas membantu umatNya yang lain. 
Mungkin bukan lewat gaji yang memuaskan, tapi lewat hal2 lain yang tak akan tergantikan oleh uang sekali pun. Memang tak dapat dipungkiri hidup itu membutuhkan uang, tapi jangan hitamkan pikiran kita hanya untuk uang semata. Alhamdulillah kita bisa lulus &amp; akhirnya tamat sebagai seorang DOKTER yang di mana orang lain tidak punya kesempatan seperti kita.

Renungkan sejenak ilmu2 yang telah kita peroleh selama +/- 7 tahun selama menjadi mahasiswa Kedokteran, renungkan juga apabila orang2 pedalaman itu adalah saudara kita sendiri yang sangat membutuhkan &quot;bantuan&quot; kita.
Rubahlah paradigma pandangan masyarakat sekarang yang menganggap para dokter sudah tidak kompeten lagi akibat banyak kasus malpraktek. Itu akibat ulah siapa? Bisa jadi ulah kita sendiri yang akhirnya &quot;membenamkan&quot; rekan sejawat lainnya yang notabene BAIK &amp; KOMPETEN debagai dokter. 

Terima kasih buat kang Harry...terima kasih juga buat rekan sejawat lainya! Alhamdulillah jazakumullahu khoiro... AJKKh... ^^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum kakak2 &amp; abang2 rekan sejawat!<br />
Haaloooo&#8230; ^^</p>
<p>Pembahasan mengenai PTT kayaknya gak ada matinya, ada yang pro, ada juga yang kontra. Saya masih berstatus mahasiswa kedokteran di ujung pulau Sumatra alias Banda Aceh. Saya mau berbagi sedikit cerita mengenai pengamatan selama menjadi mahasiswa kedokteran di KOTA BANDA ACEH.<br />
Memang kuliah di kedokteran itu tidak semudah kuliah2 lain yang belajar pasti, akhirnya mendapatkan nilai pasti. Trus ada yang bilang, wah&#8230;enak ya di kedokteran gak ada skripsi&#8230; hmmm, mereka belum tau gimana perjuangan selanjutnya setelah mendapatkan S.Ked. Harus selalu &#8220;stand by&#8221; 24 jam bahkan 31 jam di rumah sakit untuk mengabdikan dirinya di masyarakat. Di Banda Aceh sediri yang nota bene adalah Ibukota sebuah provinsi, masih banyak masyarakatnya yang &#8220;terabaikan&#8221; kesehatannya. Malah terkadadang tidak dianggap bagi yang memiliki ASKES.<br />
Naaah&#8230;untuk di ibukota aja seperti itu pelayanan bagi masyarakat. Bagaimana dengan nasib masyarakat pedalaman? Mungkin lebih &#8220;tidak dihiraukan&#8221;.</p>
<p>Ingatlah dengan Janji dan Sumpah Dokter yang kita ucapkan sewaktu yudisium S.Ked! Ingat juga perjuangan HIPOCRATES yang awal mula menciptakan lafal Sumpah Dokter&#8230; bahwa hidup kita memang sudah &#8220;diikat&#8221; dengan hidup manusia lainnya baik itu kaya ataupun miskin. Dan yakinlah sama janji Tuhan yang akan menolong hambaNya dari &amp; dengan cara apapun apabila hambaNya tersebut dengan tulus &amp; ikhlas membantu umatNya yang lain.<br />
Mungkin bukan lewat gaji yang memuaskan, tapi lewat hal2 lain yang tak akan tergantikan oleh uang sekali pun. Memang tak dapat dipungkiri hidup itu membutuhkan uang, tapi jangan hitamkan pikiran kita hanya untuk uang semata. Alhamdulillah kita bisa lulus &amp; akhirnya tamat sebagai seorang DOKTER yang di mana orang lain tidak punya kesempatan seperti kita.</p>
<p>Renungkan sejenak ilmu2 yang telah kita peroleh selama +/- 7 tahun selama menjadi mahasiswa Kedokteran, renungkan juga apabila orang2 pedalaman itu adalah saudara kita sendiri yang sangat membutuhkan &#8220;bantuan&#8221; kita.<br />
Rubahlah paradigma pandangan masyarakat sekarang yang menganggap para dokter sudah tidak kompeten lagi akibat banyak kasus malpraktek. Itu akibat ulah siapa? Bisa jadi ulah kita sendiri yang akhirnya &#8220;membenamkan&#8221; rekan sejawat lainnya yang notabene BAIK &amp; KOMPETEN debagai dokter. </p>
<p>Terima kasih buat kang Harry&#8230;terima kasih juga buat rekan sejawat lainya! Alhamdulillah jazakumullahu khoiro&#8230; AJKKh&#8230; ^^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
