MENGHELA NAFAS UNTUK KESEKIAN KALINYA

Sudah pernah merasakan kematian berada di tanganmu?
Aku sudah, bahkan lebih dari sekali
Semula mereka datang dengan harapan kehidupan
Tetapi aku memberikan mereka kematian, dengan tanganku sendiri


    Tahukah teman kenapa?

    Itu karena ketidakberdayaanku melawan takdir Tuhan.
    Omong kosong!!!
    Itu adalah alasanku untuk menghalalkan kesalahanku
    Sesungguhnya itu bukti nyata ketidakseriusanku, ketidaksanggupanku dan keterbatasanku.
    Mungkin nasib mereka akan berbeda jika tidak berada ditanganku.

Dimanakah letak kasih sayang Tuhan?
Dihidupnyakah atau dimatinyakah
Di dalam dekapan Tuhan atau di telapak tanganku yang kotor

    Apakah begini arti kehidupan sesungguhnya?
    Bahwa seseorang hanya tinggal di dunia sesuai batas takdirnya
    Adalah garis batas nyata seseorang telah menyelesaikan tugasnya di dunia
    Jadi apakah gunanya tanganku ini jika takdir harus ku lawan
    Takkan mampu aku melawan setiap takdir
    Yang telah tergoreskan dalam telapak tangan mereka

Apakah aku harus menghapus kerutan telapaknya?
Memberinya guratan baru agar jalan kehidupan mereka kembali baru

    Apakah arti diriku ini sesungguhnya?
    Penyembuh, pembunuh, perpanjangan tangan ilahi
    Atau hanya sebagai pengembira
    Aktor pembantu adegan klimaks dari setiap cerita yang terjadi dalam kehidupan insani

Telah engkau pilih aku menjalankan tugasku di jalan ini
Maka akupun akan tetap terus menjalankan skenario kehidupan yang engkau berikan untukku
Karena aku yakin, setelah skenarioku untukku habis, amanah yang dititipkan telah cukup kujaga dan kewajibanku telah selesai
Engkaupun akan memanggilku untuk memberikan kematian kepadaku melalui tanganku sendiri atau
Tangan orang lain yang sama sepertiku,
berdiri antara kehidupan dan kematian

RSUD Prabumulih, Oktober 2008

4 Tanggapan ke “MENGHELA NAFAS UNTUK KESEKIAN KALINYA”


  1. 1 mei maniezz Oktober 29, 2008 pukul 1:26 pm

    IT’S TRUE… Sebuah renungn yg benar-benar menohok hatiku…karna aku jga sama sepertimu…Lebih dari sekali kematian berada ditanganku..terdiam..merenung…mencoba menganalisa…menyalahkan dirisendiri atas kecerobohan atwpun ketidaktahuan diri…bahkan terkadang mencari kambing hitam…

    Dan aku pun setuju…jalan iniadalah takdir kita dan harus kita jalani…
    Menjadi lebih baik, belajar dari kesalahan, mungkin hal ini yg terbaik yg bisa qt lakukan….

  2. 2 titah Oktober 31, 2008 pukul 6:06 am

    apakah menyesali dan menyalahkan diri sendiri akan mengubah keadaan, harry? kematian memang adalah takdir Tuhan, melalui cara dan tempat yang dipilih-Nya (salah satunya tangan harry). upaya menyembuhkan orang sakit adalah ladang ibadah harry, sedang hasilnya menjadi hak prerogratif Tuhan…

  3. 3 prima almazini Oktober 31, 2008 pukul 10:18 am

    Sebagai koass saya belum merasakan apa yang dokter rasakan. Tapi membaca tulisan ini saya jadi bisa sedikit menyelami….

  4. 4 klikharry November 6, 2008 pukul 9:03 am

    @mei maniezzz &titah
    huhuhu… kira-kira siapa yang berdosa?

    @prima
    bersiaplah menuju ujian yang sesungguhnya!!


Tinggalkan Balasan




dsc00898 klikharrywordpress2


My blog is worth $9,597.18.
How much is your blog worth?

untitled-1.jpg forum.gif

yang tersesat

Jumlah pengunjung yang telah masuk, ada yang berminat pasang iklan?

  • 211,720 pengunjung

spam yang berhasil ditangkap, ayo, siapa lagi?

berhitung hari yuk

Oktober 2008
S S R K J S M
« Agu   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

a